Jumat, 27 Mei 2016

Ilmuwan Ciptakan Kayu Tembus Pandang

Peneliti di University of Maryland mampu menarik warna dan zat kimia dari blok kayu, sehingga mengesankan kayu tersebut tembus pandang. “Kami sangat terkejut, bagaimana kayu bisa transparan,” kata Liangbing Hu, orang yang menulis tentang proyek di Advanced Materials. Tim Hu bukan satu-satunya kelompok yang mengembangkan teknik untuk kayu transparan, yang dilansir Engadget, Selasa (17/5/2016).

Kamis, 26 Mei 2016

Apa Jadinya Kalau Komet Tanpa Ekor?

Entah itu roti ataukah batuan angkasa, cara terbaik untuk mengawetkannya adalah dengan menyimpan di dalam kulkas. Tata Surya kita mempunyai kulkas sendiri: Awan Oort. Awan Oort (dibaca ‘ort’) adalah segerombolan besar komet di luar orbit planet Neptunus. Lokasinya sedemikian jauh dari Matahari sehingga temperatur di Awan Oort bisa mencapai minus 25 °C dan bahkan lebih dingin lagi! Tempat yang gelap dan dingin ini ideal

Rabu, 25 Mei 2016

Bumi Kedua bagi Manusia Mungkin Ada di Sekitar Bintang Sekarat

Para astronom saat ini umumnya berpikir bahwa planet layak huni yang mungkin bisa menjadi Bumi kedua bagi manusia berada di bintang muda serupa Matahari. Lisa Kaltenegger dari Carl Sagan Institute di Cornell University menyuguhkan pandangan baru yang revolusioner. Dalam makalahnya yang dipublikasikan di Astrophysical Journal pada Senin (16/5/2016), ia mengatakan bahwa Bumi kedua bagi manusia mungkin berada di sekitar bintang sekarat.

Selasa, 24 Mei 2016

Pesawat UFO Terekam dalam Misi STS80

Sebuah video diklaim menunjukkan cuplikan UFO yang diambil dari pesawat ulak-alik Badan Antariksa Amerika Serikat NASA. Klip yang diambil dari misi STS80 menunjukkan, sebuah objek melayang terbang di luar angkasa, kemudian berubah arah dan menghilang. Terkait video itu, penggemar UFO Secureteam10 menjelaskan, puing-puing di luar angkasa tak bisa secara fisik mengubah jalurnya.

Senin, 23 Mei 2016

Ini Alasan Bulan Dijadikan Patokan Awal Ramadan

Untuk menentukan hari pertama bulan Ramadan, masyarakat terbiasa mengamati keberadaan bulan sabit pertama yang tampak di langit. Namun mengapa bulan yang dijadikan patokan? Untuk mengetahuinya, mari simak penjelasan lebih lanjut. Para peneliti selalu berpatokan terhadap visibilitas bulan dalam rangka penentuan awal Ramadan. Objek langit yang satu ini memang spesial
Home
Reload page